Happy Mommy Happy Baby by Kamillosan & Transpulmin BB

Minggu lalu gue diundang oleh Mommies Daily buat datang ke acara parenting class yang diadakan Kamillosan & Transpulmin BB.
Bertempat di Hongkong Cafe, Acara ini bertajuk "Happy Mommy, Healthy Baby". Tema yang menarik karna banyak orangtua yang tidak menyadari hal ini. Termasuk... saya sendiri tentunya hahaha #MalahBangga

Pengalaman waktu melahirkan Adia saya dibebani rasa panik, khawatir dan tidak siap sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis gue sebagai seorang ibu. Efek terdekat yang dihasilkan adalah... ASI nggak lancar, makin stress :D
Berbeda sekali ketika gue kemarin melahirkan Carra, dimana gue sudah siap, sudah ikhlas dan bahagia bersyukur dengan apa yang gue hadapi, PLONG! Proses melahirkan lebih cepat, IMD yang lancar, payudara bengkak pun bukan masalah (dulu rasanya dunia udah kayak mau kiamat wakakakakak)

Kembali ke acara ini, yuk kita mulai ada apa saja di dalamnya!

Acara dibuka dengan sambutan dari mbak Verra Oktianti selaku Produk Manager Kamillosan-Transpulmin BB
 Lalu dilanjutkan oleh kehadiran psikolog favorit Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Si., Psi yang mendorong para peserta untuk mejadi orang tua yng lebih happy untuk menjadi orang tua terbaik. Lalu apakah orangtua yang tidak happy dan mengalami gangguan psikologis pasti tidak mampu menjadi orangtua yang baik? Belum tentu :) Karna yang menentukan menjadi orangtua yang baik adalah perjuangan kita saat ini untuk mencapai tujuan itu.



Ini sebab akibat orangtua yang mengalami gangguan psikis
 Setelah itu mbak Nina membagikan para pesetya dengan sebuah kertas (lucu!) dimana kita ahrus menuliskan kertas itu dengan tujuan kita menjadi orangtua seperti apa. Waduh langsung deh kepikiran lagi, perasaan dulu sudah kepikir tapi kemudian lupa :D memang tampaknya tujuan penting seperti ini harus ditulis secara teratur dalam jangka waktu tertentu ya. Bersama suami lebih afdol deh pasti.

Ini tujuan menjadi orangtua seperti apakah aku :)

Lalu bagaimana caranya kita agar menjadi orangtua yang bahagia agar anak kita juga menjadi individu yang lebih bahagia? Yang pertama adalah sehat. WOW itu adalah karunia yang paling besar, modal utama untuk menjadi bahagia. Kita juga harus percaya diri, Apa hubungan percaya diri dengan bahagia? Banyak! Contohnya adalah menyusui. Ketika kita yakin kita bisa maka langkah kita menjadi tekad yang kuat. Selanjutnya yang bisa membuat kita bahagia adalah bersyukur dengan apa yang kita capai selama ini :) Paling suka nih gue dengan poin yang ini. Aku mah anaknya KRL lancar tiap hari aja udah bahagia!

Sesi kedua diisi oleh dr Elizabeth Yohmi, SpA selaku ketua SATGAS ASI IDAI.




Kenapa Harus ASI? Karna ASI adalah spesies spesifik. Bayi manusia mempunyai komposisi ASI yang berbeda sesuai dengan umurnya
Apa manfaat ASI? untuk meningkatkan kualitas hidup ibu. Juga mengandung anti bakteri, anti viral dan anti tumor. Plus yang paling gue suka nihh... IRIT! XD

Dengan memberikan ASI kita juga telah menyelamatkan bayi

Nggak bosen bosen gue ikut pelatihan ASI, nggak bosan juga gue mendukung teman teman tentang pemberian ASI ini. Selama gue bisa bantu gue akan bantu sebisa gue. Karna apa? Karna ASI adalah cairan khusus yang diciptakan untuk bayi manusia. Yang lebih penting lagi adalah bayi kita wajib untuk mendapatkan ASI ini. Kebayang kalo udah gede dia nanya "Ibu dulu usaha nggak agar aku diberikan ASI?" :)
Edukasi ASI seperti ini sebelum hamil/melahirkan juga penting. Karna edukasi setelah melahirkan biasanya kurang tepat, ibu baru cenderung capek dan sakit. Temukan dr anak dan dr kandungan yang PRO ASI adalah kunci awal keberhasilan menyusui.

Komposisi ASI dibandingkan dengan protein susu sapi

Hal penting untuk keberhasilan menyusui. Sudah tepatkah posisimu?

nahhh ini juga yang suka dikhawatirkan. Jenis warna feses bayi harus dihapal luar kepala ya buat ibu baru. Karna dapat menentukan segalanya! :D

Mbak Nina dan dr Elizabeth dalam sesi tanya jawab . Semua aktif bertanya lo!

Cupcake cantik (dan enak!) yang diberikan sebelum makan siang. ceritanya dessert sebelum makan hahaha


Sebelum acara berakhir, kita disuruh mengambil tulisan yang sudah diletakkan di bawah kursi kita. Gue mendapatkan tulisan ini. Lalu tertawa kecil dalam hati.
Pas sekali, ini adalah salah satu tekad gue dalam membesarkan anak bersama Bagol. Beruntung ketemu dia yang selalu mengingatkan bahwa kekerasan (memaksa/mengancam/bully/merendahkan/memukul) adalah cara tercepat dan termudah untuk membuat anak menjadi patuh namum menimbulkan efek panjang yang negatif pada masa depannya.

Buktinya jadi kayak gue nih... suka menyimpan amarah terus jadi suka kesel sendiri hahahaha..


Ahhh keluar dari kelas ini kayak mempunyai perspektif baru dalam parenting life. Semoga kita selalu menjadi orangtua yang positif kepada anak anak ya :)
Terimakasih Mommies Daily buat undangannya, Juga, terimakasih Kamillosan dan Transpulmin BB!

untuk info lebih lanjut mengenai Kamillosan & Transpulmin BB bisa mengunjungi :

Facebook : https://www.facebook.com/KehangatanIbu
twitter : @Kehangatanibu .

1 komentar:

  1. wow, blog nya keren, tampilannya menarik, dan bersih dari iklan, saluut :)

    BalasHapus

Instagram