Weaning with a Tough Love : Adik Carra

Adik Carra adalah pribadi yang sangat berbeda dari Kakak Adia.

Dia adalah anak yang 'harus jatoh dulu' baru mengerti bahwa sesuatu itu tidak boleh. Yaa lucu lucu pengen nyiram gimanaaa gitu hahaha. Adek sangat 'keras', determinasinya tinggi dalam segala hal. Keinginannya hampir nggak pernah bisa dialihkan. Saat gue bersyukur Adia hampir nggak pernah tantrum, langsung dikasih adek yang hobinya tantrum hahaha
Semakin besar semakin terlihat bahwa setiap anak berbeda cara penanganan dan teori yang sama pun nggak bisa dipraktekkan.

Menyusui Adik Carra sangat mudah dari awalnya, gue hampir tidak pernah mengalami bengkak yang berkepanjangan bahkan sampai demam dan harus minum antiobiotik. Namun ternyata melepaskannya pun begitu sulit...

Awalnya gue melakukan hal yang sama seperti pada Adia, sejak umur 18 bulan gue tanamkan sugesti positif kalo umur 2 tahun seharusnya berhenti nenen. Namun Adik Carra menerimanya dengan.. destruktif.... marah-marah.. kesel... nenen makin kenceng gak mau lepas :D
Ya baiklah kita tunggu sampai usia 2-an ahh.. sambil gue melakukan segala cara. Sebutkan segala cara kayaknya sudah gue berikan. Mungkin yang belum tinggal kasih brotoali ke payudara atau ke dukun. Eh bener ada lo temen gue sampe ke orang pinter agar anaknya bisa berhenti nenen! :D
Dimulai dari dipisahkan tidurnya sudah, payudara diberi lipstik ( agar kelihatan berdarah) sudah, ditinggal menginap ada acara kantor pun sudah (Adek tau kalo gue lagi pergi dia biasa aja tidur tanpa nenen tapi gua pulang langsung nenen lagi. BHAY!) , dan cara cara lainnya yang gue rasa sesuai dengan hati nurani namun nggak berhasil.
diteruskan lah usia 2-an itu sampai 2 Tahun 11 bulan hahahaha.

Sampai pada satu malam, Adik Carra begittuu rewel mau nenen terus semalaman, guenya juga begituu rewel gak mau dinenenin terus semalaman, sehingga kita bedua sama sama 'keras kepala' pada posisi masing masing lalu gue nggak sadar menggendong adik Carra , tidurin dia di tempat tidurnya di sebelah sendirian lalu gue tinggal....
I was too mad and exhausted, she was too mad and.. sad.
Dia menangis sejadi jadinya setelah itu yang lalu ditenangkan Bagol. Thats breaking my heart.
Selesai kejadian Bagol bilang sama gue,

"Kamu kalo mau udahan bilang yang betul sama adek. Jangan begitu caranya."
"Aku sudah bilang tapi dia nggak mau!"
"Bilang yang tegas dengan tidak memberikan lagi. Kamu abis bilang tetep ngasih jadi ya pasti adek berfikir kamu masih bisa 'digoyang'. Begitu terus pasti nggak bakal selesai. "

Bener juga. Segala cara yang gue kasih sebelumnya selalu patah karna gue selalu tetap memberikan adek nenen pada akhirnya. Karna pada akhirnya menyusui itu memang adiktif ya, rasa dibutuhkan, rasa dicintai dan mencintai, memeluk sambil menatap matanya yang bulat, membelai rambutnya yang keriting, Mencium pelipisnya tanpa henti.... I would love to do this for the rest of my life.

But I should stop, we should stop. I knew this is the time.

Maka seminggu yang lalu gue bilang sama adek dengan tegas bahwa adek sudah harus tidak nenen lagi. Dia selalu bilang iya, as always. Tapi sebelum tidur dia mulai gelisah. Gue berusaha keras untuk tidak bergeming, gue tetap menawarkan minum air putih, makan, menggendongnya, memeluknya, dan sebagainya tapi tidak nenen.
eh nggak taunya berhasil.

Ternyata tidak sesusah itu! Adek hanya butuh waktu sekitar 2 jam untuk akhirnya bisa tidur sendiri.
Hari ini sudah hampir seminggu adek tidak nenen lagi. Waktu yang dibutuhkan untuk dapat tidur sendiri pun lama kelamaan berkurang. dari awalnya 2 jam, semalam hanya butuh waktu setengah jam sampai akhirnya tidur.

Terimakasih adek, untuk kerasnya cinta pada saat menyusui kita.
2 Tahun 11 Bulan sudah kamu buktikan sama ibu kalo kamu nggak pernah menyerah dan berputus asa (asal ada nenen :D), Lalu adek berhenti tepat seminggu sebelum ulang tahun yang ke 3.
I am so proud of you adek. So proud of you too Kakak :)

Satu tugas Ibu telah selesai, telah menanti tugas tugas Ibu selanjutnya. Semoga Ibu terus diberi kekuatan dan ilmu untuk mendidik kakak dan adek :)


Thank you Ayah dan Adek :)


1 komentar:

  1. Hahaha emang bener ya tiap anak beda2, kayak anak gua juga. Si kakak kalo mau tidur digendong ayahnya sambil dinyanyiin bisa tidur, lah sekarang si adeknya gak mau digendong... mesti mentil sama ibunya.

    BalasHapus

Instagram