Setelah Adia Libur Satu Tahun

Tanpa terasa tinggal besok Adia sudah mulai memasuki sekolah dasar dan telah menyelesaikan waktunya dalam program libur setahun. Nggak kerasa bangeeett setahun ya.
Alhamdulillah gue seneng sama keputusan ini, memberikan waktu sebanyak banyaknya untuk Adia dalam bermain dan berkembang sesuai dengan usianya.


Adia melakukan banyak hal setahun ini. Belajar dan berkembang dalam segala hal pula.
Kayak seperti saat dia les piano, Adia tahu jika dia tidak latihan ya dia nggak bisa bisa 😅
Gue nggak memaksa dia latihan , tapi pas saat les tiba dia lihat temen temennya pada bisa dia langsung stress sendiri , nggak jarang air mata meleleh, terus nangis , udah kayak diapain padahal gue juga diem aja 😓😓

Akhirnya lama lama dia bisa mengatur emosinya dan persiapannya, nggak ada orang yang tiba tiba jadi bisa kalo nggak berlatih sebelumnya. Jadi pas masuk kelas,
"Ah Adia udah bisa ini mah bu, gampang! kemaren kan latihan setiap hari." #JadinyaMalahSombong 😆

Saat Adia konser piano


Kalo saat Adia Taekwondo, ada saat dimana Adia harus ujian kenaikan sabuk.
Adia belajar menghadapi tekanan ujian dengan Sabam yang berbeda yang jauh lebih galak. Salah gerakan sedikit, langsung push up satu set 🙈
Tapi Adia menjalani dengan kuat dan semangat. Padahal dia salah gerakan mulu tuh...
Keluar tempat ujian Adia langsung keringetan dan nagih 1 set happy meal hahaha.


Kalo saat Adia Robotic, Adia belajar fokus sama hal hal terkeciiillll... karna tanpa hal kecil itu dia nggak bisa bikin satu kesatuan robot yang lengkap. Jadi di saat inilah Adia akan lebih teliti, tidak ceroboh (kayak emaknya -_-), dan menyimpan segala sesuata yang penting di tempat yang sudah ditetapkan. Di kelas robotic Adia juga ada satu anak laki laki yang iseng, Adia belajar menghadapi dia yang baderrrr banget.... Kadang gue denger ceritanya dari Bagol, pengen gue slengkat rasanya ni Anak, hahaha, but Adia can handled him well.

Les berenang lain lagi, awal Adia berenang dia itu sangat takut bahkan untuk menyelupkan kepalanya dalam air. Setiap mau les berenang selalu menjadi sebuah momok yang menakutkan untuknya.
"Gimana kalo nanti Kakak nggak bisa bu?"
"Bagaimana kalo nanti Kakak tenggelam bu?"
Maka suatu hari gue ajak Adia menonton youtube seorang anak seusia adia yang bisa berenang. Di Youtube itu, sang Anak bilang, satu satunya cara untuk bisa berenang adalah untuk masuk ke dalam air.
Ya, Adia harus melawan ketakutannya sendiri. Air itulah.
Maka ketika akhirnya saat ini Adia bisa berenang dua Gaya 50m bolak balik, gue tahu seberapa besar ia berusaha melawan rasa takutnya sendiri. Nggak ada yang bisa membantunya kecuali dirinya sendiri soalnya. Lah ibunya aja sampe sekarang masih suka megep megep di aer 😂


Dari Balet, Adia belajar disiplin dan ketepatan waktu. Karena Ibu gurunya sangat mementingkan kedua hal itu!
Ada satu hari Adia harus pentas balet di Gedung Kesenian Jakarta, Adia tahu betul dia harus bangun pagi jam berapa agar bisa sampai jam 8 pagi dari rumah kita yang terletak di Jalan Ciniru ini (AMININ AJA YA GAES). Sampai sana pun Adia harus gladi bersih sehingga ditinggalkan oleh orangtua. Kita jemput hanya saat make up sebentar jam 12 lalu harus dikembalikan lagi untuk pentas jam 3 sore.
Ketika pentas selesai, Adia cerita ada satu masa Adia ngantuk banget sehingga Adia tidur sebentar menyender ke dinding 👏👏 Mendengarnya jadi pengen mewek sendiri.... tapi bangga Adia bisa bekerja sedemikian keras untuk pentasnya yang bagus sekali.
Lagi lagi Adia belajar tentang sebuah persiapan yang bagus akan menghasilkan hasil yang bagus juga.


Pentas balet Adia. Look at that toe 😍


Setelah Adia sekolah nanti, gue akan peduli dengan perkembangan akademisnya, karna, ya, itu penting! Namun gue akan lebih peduli dengan kemampuan non akademisnya....  attitude nya terhadap orang lain, bagaimana dia berpegang teguh pada sesuatu yang benar, kemampuan bergerak, berinisiatif, self driver, mau mendengarkan dan hal hal lain yang terkadang... suka dilupakan padahal ternyata hal tersebut yang membuat kita menjadi manusia berharga yang seutuhnya.


Try not to become a man of success , but rather try to become a man of value - Albert Einstein


So, fly high as high as you can, Kakak. Fly brave with your values 😊

Selamat Sekolah , Kakaakk!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram